Cilacap.rilisjateng.com – Dalam rangka percepatan penanganan inflasi daerah serta penguatan ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatra Selatan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Cilacap, Jumat (25/09/2026). Rombongan Pemkab Ogan Komering Ulu dipimpin oleh Wakil Bupati Marjito Bachri, dan disambut baik oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Cilacap Ferry Adhi Dharma di Ruang Gadri Rumah Dinas Bupati Cilacap.
Sebagaimana kita pahami bersama, inflasi merupakan salah satu indikator penting dalam menjaga stabilitas perekonomian suatu negara. Laju inflasi yang tinggi dapat menurunkan daya beli masyarakat dan menghambat pencapaian sasaran pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, inflasi yang rendah dan stabil sangat diperlukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam hal ini, Kabupaten Ogan Komering Ulu merasa sering mengalami kendala terkait penanganan inflasi dan penguatan ketahanan pangan sehingga merasa perlu berkoordinasi dan beraudiensi dengan Kabupaten lain. Marjito Bachri menjelaskan, banyak kegiatan yang dievaluasi oleh kementerian pusat terutama Kementerian Dalam Negeri karena dinilai tidak menyelesaikan permasalahan secara jangka panjang.
“Kami butuh inovasi kegiatan yang real bisa menggerakkan kehidupan perekonomian masyarakat terutama di pedesaan, tidak hanya sebatas penyelenggaraan pasar murah, disini kami lihat Kabupaten Cilacap punya banyak solusi baik dari sektor perikanan, budidaya kelapa, gula merah, dan lainnya”, jelasnya.
Menjawab pertanyaan dari Kabupaten Ogan Komering Ulu, Ferry menjelaskan bahwa pengendalian inflasi daerah perlu dilakukan secara terencana, terpadu dan berkelanjutan melalui strategi 4K, yaitu Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi yang Efektif.
Pemkab Cilacap sendiri telah melaksanakan berbagai kegiatan konkret dalam mendukung pengendalian inflasi daerah, diantaranya operasi pasar, inspeksi mendadak pasar, kerja sama antar daerah, gerakan menanam, serta bantuan transportasi. Tak hanya itu, Pemkab Cilacap juga rutin memantau harga, menggelar rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), serta menjaga ketersediaan pasokan.
“Melalui kegiatan ini semoga kita dapat saling berbagi pengalaman, strategi, inovasi, dan menjadi ruang untuk bertukar informasi, menggali masukan, serta menemukan langkah-langkah yang dapat diterapkan sesuai dengan kondisi masing-masing daerah”, pungkasnya.(***)







